Tujuh Gunungan Hasil Bumi Meriahkan Hari Jadi Banjarnegara Ke-554
PAMOR, BANJARNEGARA - Gunungan hasil bumi yang diarak penuh dengan kemeriahan yang beraroma budaya. Hal itu menjadi tradisi budaya dalam rangka peringatan Hari Jadi Banjarnegara ke-554 di gelar secara sederhana namum penuh khidmat di Alun-alun Banjarnegara, Rabu (26 Februari 2025) silam.
Alur budaya yang patut dilestarikan keberadaannya serta tetap menjaga budaya Jawa, agar kelak menjadi tonggak estafet turun temurun kepada anak cucu kita kelak dan tidak tergerus oleh jaman. Kegiatan tersebut merupakan ungkapan wujud Syukur kepada Allah SWT terhadap hasil bumi yang diberikan.
Suasana Alun-alun Banjarnegara tampak riuh meriah, ribuan warga menyerbu penuh dengan suka cita berbondong-bondong untuk memperebutkan tujuh gunungan hasil bumi mulai dari padi, sayuran, hingga buah-buahan.
Wakil Bupati Banjarnegara, Wakhid Jumali mengatakan, tradisi gunungan ini merupakan rangkaian kegiatan perayaan Hari Jadi Banjarnegara ke-554. Perayaan ini digelar secara sederhana dan berlangsung khidmat.
"Peringatan adat Jawa ini berlangsung khidmat namun tidak terlepas dari kesakralan tetap ada. Rebutan 7 gunungan hasil ini merupakan salah satu rangkaiannya, kami berharap dampak dari acara ini akan membawa Banjarnegara lebih maju dan sejahtera," ungkapnya disela-sela peringatan tersebut.
Sebelum diperebutkan, ke. 7 gunungan tersebut diarak melalui jalan utama dan berakhir dipusat kota yaitu Alun-alun, arak-arakan kirab disambut dengan taria-tarian. Tampak para pengiringnya mengenakan baju adat Jawa nan mempesona dengan kewibawahannya.
Ribuan warga langsung berebuta setelah ada aba-aba di tengah Alun alun Banjarnegara untuk memperebutkan 7 gunungan hasil bumi yang berisi aneka sayur mayur dan aneka buah buahan dan lain sebagainya.
Warga meski terhempit, karna berdesakan untuk mendapatkan sayuran mayur dan buah buahan bertebaran rapi pada gunungan, warga antusias dan rela. Mereka mengaku senang mendapatkan hasil yang diperebutkan untuk dibawah pulang untuk dinikmati bersama keluarga. Ujar salah seorang warga, Suyitno asal kecamatan Susukan.
"Tadi berdesakan desakan dengan warga lainnya. Ini dapat timun saja, tapi senang " ujar Suyitno kepada Pamor.co.
PAMOR, PURBALINGGA - Menyambut bulan suci Ramadan warga Desa Kedunglegok Kecamatan Kemangkon
PAMOR, PURBALINGGA - Pengelola obyek wisata Owabong Kabupaten Purbalinga menggelar Kirab